Akademisi : Sistem Informasi Komprehensif Penting Bagi Lembaga
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Sistem informasi komprehensif penting
bagi lembaga di Indonesia untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan
publik, kata Sekretaris Eksekutif Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Gugup Kismono.
"Namun, masih banyak lembaga yang belum
mempersiapkan sistem informasi secara komprehensif, mulai dari
perencanaan, pengembangan, dan implementasi," katanya di Yogyakarta,
Kamis.
Pada diskusi "Pengelolaan Aspirasi Berbasis TIK untuk
Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik", ia mengatakan kondisi itu
membuat aktivitas pelayanan publik masih dilakukan secara konvensional,
informasi tidak cepat didapat, dan sulit menilai kinerja unit.
"Padahal,
peraturan perundang-undangan telah memberikan amanat kepada setiap
institusi pelayanan publik untuk memiliki sistem informasi pengelolaan
pengaduan agar transparan, akuntabel, dan efisien," katanya.
Ia
mengatakan peraturan perundang-undangan itu antara lain Undang-Undang
(UU) Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, UU Nomor 14 Tahun
2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dan Peraturan Menteri
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 38 Tahun
2012 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Unit Pelayanan Publik.
"Universitas
Gadjah Mada (UGM) sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi yang
merupakan institusi pelayanan publik telah merealisasikan amanat UU
tersebut," katanya.
Menurut dia, UGM telah menggunakan sebuah
sistem informasi pengelolaan aspirasi yang mendukung akses multikanal
dengan nama Sistem Informasi Aspirasi Publik (SIAP) UGM.
"Implementasi
pengelolaan aspirasi itu penting dalam proses pelayanan berbasis
teknologi informasi karena memudahkan koordinasi dan kolaborasi,"
katanya.
Diskusi "Pengelolaan Aspirasi Berbasis TIK untuk
Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik" itu diselenggarakan PT
Gamatechno Indonesia.
---------------------------------------------------------------------
1. Topik : pentingnya sistem informasi komprehensif bagi lembaga
2. Tujuan : untuk mempermudah dan mempercepat layanan publik, mempermudah koordinasi
dan kolaborasi, serta memiliki sistem informasi pengelolaan pengaduan yang
transparan, akuntabel, dan efisien pada sistem informasi suatu lembaga
3. Artikel tersebut berbentuk teks argumentasi, yang isinya menjelaskan
kepada pembaca guna, tujuan dan pentingnya sistem informasi yang komprehensif
bagi suatu lembaga. Artikel tersebut disertai dengan fakta yang mendukung
tujuan dari artikel tersebut.
4. - S1+P1(+O/Pel)(+Ket)
- S1+P1+konjungsi+S2+P2
- S1+P1
a. Sistem informasi komprehensif penting bagi lembaga di Indonesia untuk
mempermudah dan mempercepat layanan publik.
b. Masih banyak lembaga yang belum mempersiapkan sistem informasi secara
komprehensif.
c. Peratuan perundang-undangan telah memberikan amanat kepada setiap
instituso pelayanan publik untuk memiliki sistem informasi pengelolaan
pengaduan yang transparan, akuntabel, dan efisien.
d. Universitas Gajah Mada (UGM) adalah salah satu lembaga pendidikan tinggi
yang telah merealisasikan amanat UU tersebut.
e. UGM telah menggunakan sistem informasi pengelolaan aspirasi yang
mendukung akses multikanal dengan nama Sistem Informasi Aspirasi Publik (SIAP)
UGM.
5. Kalimat yang memiliki :
a. Hubungan koordinatif
"Namun, masih banyak lembaga yang belum mempersiapkan sistem informasi
secara komprehensif, mulai dari perencanaan, pengembangan, dan
implementasi," katanya di Yogyakarta, Kamis.
b. Hubungan koleratif
"Implementasi pengelolaan aspirasi itu penting dalam proses pelayanan
berbasis teknologi informasi karena memudahkan koordinasi dan kolaborasi,"
katanya.
c. Hubungan subordinat
"Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai salah satu lembaga pendidikan
tinggi yang merupakan institusi pelayanan publik telah merealisasikan amanat UU
tersebut," katanya.
Sumber :
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/14/03/21/n2r4g0-akademisi-sistem-informasi-komprehensif-penting-bagi-lembaga
Showing posts with label Bahasa Indonesia 2. Show all posts
Showing posts with label Bahasa Indonesia 2. Show all posts
Saturday, May 31, 2014
Saturday, March 22, 2014
Bahasa Dan Komputasi (Teknologi Informasi)
Bahasa
Dan Komputasi (Teknologi Informasi)
Topik
: Bahasa Dan Komputasi (Teknologi Informasi)
Bahasa
menurut Carrol : “Bahasa adalah sebuah sistem berstruktural
mengenai bunyi dan urutan bunyi bahasa yang sifatnya manasuka, yang digunakan,
atau yang dapat digunakan dalam komunikasi antar individu oleh sekelompok
manusia dan yang secara agak tuntas memberi nama kepada benda-benda,
peristiwa-peristiwa, dan proses-proses dalam lingkungan hidup manusia”
Maksudnya,
bahasa tersebut sebuah sistem yang digunakan oleh individu atau sekelompok
orang untuk berkomunikasi yang menghasilkan suatu lambang bunyi untuk menyatakan
atau melambangkan makna atau konsep. Contohnya, “teriak” dilambangkan sebagai
suatu suara yang bernada tinggi atau keras.
Sedangkan
komputasi adalah pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu
algoritma. Pemecahan masalah ini bisa dilakukan dengan menggunakan bahasa
pemrograman seperti java, pascal, dan lainnya. Yang artinya bahasa dan komputasi
ini memiliki hubungan yang kuat. Karena, suatu program tersebut terbentuk oleh
codingan-codingan yang memiliki makna dan arti di setiap kata dan kalimatnya.
Sehingga apabila tidak menggunakan bahasa, maka program tersebut tidak akan
tercipta.
Sub
Topik : Speech Pattern, Speech Processing, Speech Recognition
Pendahuluan
Speech
Pattern, Speech Processing dan Speech Recognition merupakan pola, pengolahan
dan pengenalan suara yang bersangkutan dengan perangkat lunak. Hal ini biasa
juga berhubungan dengan robot, dan aplikasi yang berhubungan dengan suara
lainnya. Seperti contohnya password untuk memasuki suatu ruangan atau mungkin perangkat
komputer yang ada.
Rumusan Masalah
Dalam pembuatan
aplikasi ini, penulis mengumpulkan informasi dan berbagai macam sumber baik itu
media cetak maupun media elektronik. Tahap tahap dalam rumusan masalah adalah :
- Pengumpulan data, mengumpulkan data dan informasi yang ada di media cetak dan media elektronik.
- Perancangan aplikasi, disini penulis mengolah data yang telah dikumpulkan untuk kemudian menjadi acuan dalam pembuatan aplikasi.
- Proses pembuatan aplikasi
- Implementasi dan uji coba
Tujuan Penelitian
Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk membuat aplikasi pengamanan suatu ruangan
dengan menggunakan suara sebagai kuncinya. Supaya memudahkan pengguna dalam hal
keamanan suatu ruangan tanpa perlu menggunakan kunci ataupun mengingat kunci
sandi.
Daftar Pustaka
http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi
Subscribe to:
Posts (Atom)